Detail Cantuman Kembali
pengaruh padat tebar yang berbeda terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan pada polikultur udang windu (penaeus monodon Fab) dan ikan bandeng (Chanos chanos) pada hapa di tabak brebes jawa tengah
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari padat penebaran terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan pada udang windu (Penaeus monodon Fab) dan ikan bandeng (Chanos chanos). Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan skala lapangan dan pengumpulan data dilakukan secara observasi langsung terhadap variabel-variabel yang ada dalam penelitian. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan. Data dianalisa menggunakan analisa sidik ragam yang dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) dengan taraf kepercayaan 95%. Pada penelitian ini tiap-tiap hapa diisi dengan udang windu dan ikan bandeng dengan padat penebaran yang berbeda. Perlakuan A: Padat penebaran ikan bandeng 10 ekor/m3 dan udang windu 20 ekor/m3, Perlakuan B: Padat penebaran ikan bandeng 15 ekor/m3 dan udang windu 30 ekor/m2, Perlakuan C: Padat penebaran ikan bandeng 20 ekor/m3 dan udang windu 40 ekor/m2, Perlakuan D: Padat penebaran ikan bandeng 25 ekor/m3 dan udang windu 50 ekor/m2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan padat penebaran yang berbeda berpengaruh nyata terhadap kelangsungan hidup udang windu, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap kelangsungan hidup ikan bandeng dan memberikan pengaruh nyata terhadap laju pertumbuhan udang windu dan ikan bandeng. Perlakuan dengan padat penebaran udang windu 20 ekor/m2 dan ikan bandeng 25 ekor/m3 yang terbaik.
625.08.04 Umy p
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2008
Surabaya
vii, 85 p. : ill. ; 29 cm.
LOADING LIST...
LOADING LIST...







